Pada masa mudanya, Augustinus tertarik kepada agama dualistis Manikheisme lalu kemudian neo-Platonisme. Pertobatannya yang dramatis menjadi Kristen diceritakan di dalam bukunya, Confessions.
Kita akan beroleh banyak manfaat dari Sakramen jika pemikiran ini dicamkan dan ditanamkan pada pikiran kita: bahwa jika ada seorang pun dari saudara seiman kita yang dilukai, dihina, ditolak, dilecehkan, atau disakiti, maka pada saat yang sama Kristus telah dilukai, dihina, dan dilecehkan oleh kesalahan-kesalahan yang kita lakukan.
Kontribusi Perjanjian Baru terhadap pemahaman kita akan Pribadi Kristus dapat (dan telah) mengisi berjilid-jilid karya tulisan. Perjanjian Baru telah menjadi sumber meditasi teologis yang kaya dan mendalam selama berabad-abad.
Dalam pembelajaran kita tentang doktrin Kristus, kita telah melihat Pentateukh. Sekarang kita beralih kepada beberapa teks penting yang ditemukan dalam Kitab-Kitab sejarah dan Kitab Mazmur.
Banyak orang, ketika mereka mendengar nama Yesus Kristus, berasumsi bahwa Kristus adalah nama belakang Yesus seperti halnya Smith, atau Jones, atau Wilson.
"Menurut kamu, siapakah Aku ini?" Ini adalah pertanyaan yang diajukan Yesus kepada para murid sebelum memulai bagian akhir dari pelayanan-Nya di dunia.
Doktrin Kristen tentang Allah adalah doktrin Tritunggal, dan doktrin Kristen tentang Allah adalah dasar untuk setiap doktrin Kristen lainnya. Tidak ada doktrin Alkitab (bibliologi) terlepas dari doktrin Allah, karena Alkitab adalah Firman Allah. Manusia diciptakan dalam gambar Allah.
Sebagian besar orang Kristen memahami pentingnya konteks dalam menafsirkan Alkitab secara tepat. Kita menyadari bahwa kitab-kitab yang ada di dalam Alkitab ditulis ribuan tahun yang lalu dalam budaya-budaya yang sangat berbeda dari budaya kita, dan dalam bahasa yang bukan bahasa ibu kita.
Sebagian besar orang Kristen telah mendengar hal-hal seperti Pengakuan Iman Nicea atau Pengakuan Iman Rasuli, tetapi banyak orang Kristen juga memiliki sejumlah kesalahpahaman tentang pengakuan iman/kredo. Ada banyak kesalahpahaman tentang hakikat, sejarah, dan tujuan kredo.
Situs web ini memakai cookies untuk memastikan kamu mendapatkan pengalaman yang terbaik. OK
Privacy & Cookies Policy
Privacy Overview
This website uses cookies to improve your experience while you navigate through the website. Out of these cookies, the cookies that are categorized as necessary are stored on your browser as they are essential for the working of basic functionalities of the website. We also use third-party cookies that help us analyze and understand how you use this website. These cookies will be stored in your browser only with your consent. You also have the option to opt-out of these cookies. But opting out of some of these cookies may have an effect on your browsing experience.
Necessary cookies are absolutely essential for the website to function properly. This category only includes cookies that ensures basic functionalities and security features of the website. These cookies do not store any personal information.
Any cookies that may not be particularly necessary for the website to function and is used specifically to collect user personal data via analytics, ads, other embedded contents are termed as non-necessary cookies. It is mandatory to procure user consent prior to running these cookies on your website.