Sebuah Resolusi bagi Kehidupan Kristiani

22 April 2026

Sebuah Resolusi bagi Kehidupan Kristiani

22 April 2026

Janji Apa yang Diberikan Yesus Sebelum Naik ke Surga?

Janji terakhir yang diberikan Yesus kepada rasul-rasul-Nya sebelum Ia naik ke surga adalah janji bahwa Roh Kudus akan turun kepada mereka untuk memberi kuasa memberitakan Injil sampai ke ujung bumi (Kis. 1:8). Lukas mencatat penggenapan janji ini bermula pada Kisah Para Rasul 2, yang menceritakan bagaimana Roh Kudus turun ke atas Gereja pada hari Pentakosta.

Di bawah perjanjian lama, Pentakosta adalah salah satu dari tiga hari raya utama yang mewajibkan orang-orang Israel berziarah ke Yerusalem (Ul. 16). Hari raya ini juga disebut Hari Raya Tujuh Minggu karena diselenggarakan lima puluh hari, atau tujuh minggu, setelah Hari Raya Buah Sulung, yang diadakan pada hari pertama setelah Sabat pertama dalam minggu Paskah. Dalam perjanjian lama, Pentakosta menandai akhir dari musim panen pada musim semi (Im. 23:4-22). Seiring waktu, orang-orang Yahudi mengaitkan Pentakosta dengan pemberian Taurat di Gunung Sinai, mungkin karena ada jarak sekitar lima puluh hari antara peristiwa keluaran dari Mesir dan diterimanya Taurat (Kel. 19:1).

Beralih ke perjanjian baru, Roh Kudus turun ke atas umat Allah pada hari Pentakosta tidak lama setelah kematian dan kebangkitan Yesus. Turunnya Roh Kudus disertai suara “tiupan angin keras.” Kata untuk “roh” dalam bahasa Yunani dan Ibrani adalah kata yang sama yang diterjemahkan sebagai “angin.” Alkitab berbicara tentang pekerjaan Roh Kudus yang penuh kuasa sebagai angin yang kencang atau napas (Yeh. 37:1-14; Yoh. 3:8). Bersama suara angin tersebut, lidah-lidah api yang terlihat muncul dan hinggap di kepala orang-orang (Kis. 2:3). Api melambangkan hadirat ilahi dan baptisan pengudusan yang dijanjikan Mesias (Kel. 3:1-6; Luk. 3:15-17).

Tentu saja, Roh Kudus telah menyertai komunitas perjanjian sebelum hari Pentakosta di perjanjian baru, sebab Ia telah melahirbarukan anggota-anggota perjanjian lama dan memberikan mereka karunia iman. Ia harus melakukannya sebab satu-satunya cara agar seseorang percaya kepada satu-satunya Allah yang sejati, dalam perjanjian mana pun, adalah dengan dilahirkan kembali oleh Roh Kudus (lihat Yoh. 3:3). Meski demikian, pengalaman akan Roh Kudus dalam perjanjian baru jauh lebih besar, sebab sekarang ini semua orang Kristen memiliki karunia-karunia Roh Kudus untuk pelayanan.

Artikel ini awalnya diterbitkan di Blog Pelayanan Ligonier.
Pelayanan Ligonier

Pelayanan Ligonier

Pelayanan Ligonier, didirikan oleh R.C. Sproul, ada untuk memproklamasikan, mengajar, dan membela kekudusan Allah dalam segala kepenuhannya kepada sebanyak mungkin orang.